MENTAWAI – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnito 5,2 menggoyang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu (22/2/2026), sekira pukul 22.35.41 WIB. Pusat gempa berasal dari wilayah Pantai Utara Kepulauan Mentawai.
Hasil analisis BMKG yang diterima awak media, menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,77° LS ; 99,09° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 24 Km arah Utara Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 40 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Menurut BMKG, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam dengan skala intensitas III MMI Getaran dirasakan nyata dalam rumah!(getaran terasa seakan akan truk berlalu), yang berada di daerah Pariaman, Padang, Padang Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi dengan skala intensitas II MMI.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 23.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).(bc)
